CERMIN MALAM; SEBUAH ANTOLOGI CERPEN
Keywords:
cermin, malam, antologi, cerpen, ceritapendekSynopsis
Setiap fase kehidupan memiliki tantangan tersendiri. Ketika masih menjadi seorang anak, kita cenderung berpikir bahwa menjadi dewasa itu menyenangkan, bisa menghasilkan uang dan membeli apa pun yang kita inginkan. Sebaliknya ketika dewasa, terlebih lagi telah berumah tangga, kita terkadang ingin kembali menjadi anak-anak, hidup dalam kebebasan tanpa tekanan. Pada dasarnya semua itu berawal dari adanya keinginan untuk menemukan kebahagiaan.
Kebahagiaan itu sebenarnya hanya bisa dirasakan sekarang, bukan kemarin atau esok hari. Namun, masih banyak di antara kita yang larut dalam kesalahan atau kemalangan di masa lalu atau terlena dengan masa depan yang tidak pasti. Kita seharusnya berusaha melakukan yang terbaik saat ini, merelakan semua yang telah terjadi sebagai bagian dalam pembelajaran, dan jadikan masa depan sebagai panduan dalam melangkah.
Buku ini merupakan representasi kehidupan kita sehari-hari. Terkadang kita terlalu melankolis, mendramatisir berbagai hal dalam hidup, kemudian larut dalam keterpurukan. Selain itu, banyak di antara kita lebih senang mencari pembenaran dengan menyalahkan pihak lain atas pilihan hidup yang sesungguhnya kita tentukan sendiri.
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.